IDX

6,138.35

-47.43 (-0.77%)

Last Update: Last Update Icon 28/7/2026 15.55.00 WIB

Market Overview

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Open
6,175.20
High
6,199.44
Low
6,130.84
6,138.35
-47.43 (-0.77%)
Total Frequency
1,618,509
Total Volume
23,670,036,554
Total Value
9,850,064,751,030

Last Update: 28/7/2026 15.55.00 WIB

Top Gainer
Top Loser
Top Volume
Top Freq
Stock Code Last Price Change Change %
GGRM 18,3508004.56%
POLU 12,6006005.00%
ALKA 1,71534024.73%
RLCO 5,0502705.65%
GMTD 1,40016012.90%
ZONE 76513521.43%
AGII 2,9301304.64%
MGLV 8,6251251.47%
Corporate WebsiteAnnouncementAbout Us

Brights Logo
  • Home
  • /blog
  • /saham halal atau haram
Saham Halal atau Haram? Ini Penjelasan Lengkapnya dalam Perspektif Investasi Syariah

Saham Halal atau Haram? Ini Penjelasan Lengkapnya dalam Perspektif Investasi Syariah

Investasi di pasar saham semakin diminati masyarakat sebagai cara untuk mengembangkan kekayaan. Namun, bagi umat Muslim, muncul pertanyaan penting: apakah berinvestasi di saham itu halal atau haram? 

Dalam perspektif investasi syariah, tidak semua saham dipandang sama. Ada kriteria dan prinsip tertentu yang harus dipenuhi agar sebuah saham dianggap sesuai dengan ajaran Islam. Artikel ini akan membahas secara lengkap bagaimana hukum saham dalam Islam, serta panduan bagi investor Muslim yang ingin berinvestasi secara syar’i.

Apa Itu Saham dan Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Saham adalah bukti kepemilikan atas suatu perusahaan. Dengan membeli saham, seseorang menjadi bagian dari pemilik perusahaan tersebut dan berhak atas sebagian keuntungan (dividen) maupun risiko kerugian.

Dalam pandangan Islam, memiliki kepemilikan dalam suatu usaha yang halal diperbolehkan. Artinya, jika perusahaan tersebut menjalankan usaha yang sah menurut syariah (misalnya bergerak di bidang makanan halal, teknologi, pendidikan, transportasi, dll), maka investasi sahamnya diperbolehkan alias halal.

Namun, jika perusahaan bergerak di bidang yang haram seperti industri minuman keras, perjudian, rokok, bank konvensional berbasis bunga, dan sejenisnya, maka saham perusahaan tersebut juga dianggap haram untuk dimiliki.

Apa Saja Kriteria Saham Syariah?

Di Indonesia, Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) sudah mengeluarkan Fatwa No. 40/DSN-MUI/X/2003 tentang Pasar Modal dan Pedoman Umum Penerapan Prinsip Syariah di Pasar Modal. Fatwa ini menjadi landasan bagi investor Muslim dalam memilih saham yang sesuai prinsip Islam.

Berikut beberapa kriteria umum saham syariah:

  1. Jenis usaha perusahaan harus halal  

Perusahaan tidak boleh menjalankan kegiatan usaha yang bertentangan dengan prinsip Islam. Ini termasuk larangan terlibat dalam:

  • Riba (bunga)
  • Perjudian
  • Pornografi
  • Minuman keras
  • Produk non-halal lainnya

 

  1. Struktur keuangan perusahaan diawasi  
  • Total utang berbasis bunga tidak boleh melebihi 45% dari total aset.
  • Pendapatan dari aktivitas non-halal (misalnya bunga bank atau denda keterlambatan) tidak boleh melebihi 10% dari total pendapatan.

 

  1. Transaksi saham dilakukan secara transparan dan bebas dari spekulasi ekstrem 

Jual beli saham tidak boleh dilakukan secara spekulatif berlebihan (maysir), misalnya hanya untuk mengejar keuntungan jangka pendek tanpa pertimbangan analisis atau nilai sebenarnya.

 

Di Mana Bisa Cek Saham yang Halal?

Pemerintah Indonesia melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) rutin merilis Daftar Efek Syariah (DES) setiap 6 bulan sekali. Daftar ini berisi saham-saham yang telah memenuhi kriteria syariah berdasarkan analisis mendalam.

Selain itu, investor juga bisa memantau saham-saham syariah melalui:

  • Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI): Indeks ini mencakup seluruh saham syariah yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
  • Jakarta Islamic Index (JII): Indeks ini berisi 30 saham syariah paling likuid di Bursa Efek Indonesia.
  • Aplikasi sekuritas yang memiliki rekening syariah seperti BRI Danareksa Sekuritas yang informasi lebih lengkapnya bisa diakses di sini

Investasi Saham Syariah: Bukan Sekadar Halal, Tapi Juga Berkah

Berinvestasi dalam saham syariah bukan hanya soal “boleh” atau “tidak”, tetapi juga soal menghadirkan nilai keberkahan dalam keuangan kita. Saham-saham syariah pada umumnya dimiliki oleh perusahaan yang dikelola secara etis, profesional, dan berkelanjutan.

Beberapa keuntungan berinvestasi saham syariah:

  • Lebih tenang secara batin, karena sesuai dengan prinsip agama
  • Transparan dan jelas, baik dari sisi laporan keuangan maupun bisnis
  • Didukung regulasi kuat, karena diawasi oleh OJK dan DSN-MUI
  • Potensi keuntungan tetap kompetitif, bahkan beberapa emiten syariah tergolong blue chip

Memahami status halal atau haramnya saham adalah hal penting bagi investor Muslim yang ingin menjaga investasinya tetap sesuai dengan prinsip syariah. Hal ini mencakup pemilihan emiten yang menjalankan usaha halal, memiliki struktur keuangan yang bersih dari riba, serta menjauhkan diri dari praktik bisnis yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam.

Dengan memperhatikan kriteria tersebut dan merujuk pada fatwa serta panduan dari lembaga pengawas syariah, investor dapat berinvestasi dengan tenang dan penuh keberkahan. Investasi syariah bukan sekadar mencari profit, tetapi juga upaya menjaga integritas dan tanggung jawab spiritual dalam mengelola harta.

Buka Rekening Saham BRIGHTS Disini!

Article Information

Team Brandcom BRIDS
Team Brandcom BRIDS
Team Brand Communication Departement BRI Danareksa Sekuritas
  • 27 Mei 2025
  • Saham
  • Belajar Investasi untuk Level Beginner/Pemula

Share

Investasi Saham
Investasi Saham
Buka Rekening Saham BRIGHTS Disini!
Wave Pattern Background

More Blog Articles

SIDO - Analisis Fundamental
SIDO - Analisis Fundamental
Valuasi
17 Desember 2025
Tim Edukasi BRIDS
Belajar Investasi Level Intermediate-Advance
ICBP - Analisis Fundamental
ICBP - Analisis Fundamental
Valuasi
4 Desember 2025
Tim Edukasi BRIDS
Belajar Investasi Level Intermediate-Advance
BBCA - Analisis Fundamental
BBCA - Analisis Fundamental
Valuasi
28 November 2025
Tim Edukasi BRIDS
Belajar Investasi Level Intermediate-Advance
PSAB - Analisis Fundamental
PSAB - Analisis Fundamental
Valuasi
28 November 2025
Tim Edukasi BRIDS
Belajar Investasi Level Intermediate-Advance
EXCL - Analisis Fundamental
EXCL - Analisis Fundamental
Valuasi
24 November 2025
Tim Edukasi BRIDS
Belajar Investasi Level Intermediate-Advance
Chat Briana Whatsapp

Open Account Form Information

<p>Instruction Form</p>

Instruction Form

The form contains instructions for transferring shares, withdrawing funds, or closing an account.

Download Form
<p>Data Change Form</p>

Data Change Form

Forms are available for those of you who wish to make changes.

Download Form
Logo BRI Danareksa Sekuritas

BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) is owned by PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), the largest bank in Indonesia. BRIDS is the oldest securities company affiliated with the Government through the BUMN Ministry.

TradingView

The chart we are using is provided by TradingView, a charting platform for traders and investors from all corners of the world. You can find various financial instruments such as EURUSD, BTCUSD, IHSG, or filter stocks using Stock Screener which is available for free and can help in your trading and investment activities.

Start investing with BRIGHTS

Get Brights on the Google Plays Download Brights on the App Store
Help Center
  • Contact Us
  • FAQ
Privacy
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Terms & Conditions
Social Media
Kantor Pusat
  • Gedung BRI II Lt. 23, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 44-46
  • 1500 688
  • callcenter@brights.co.id

  • OJK
  • IDX
  • KSEI
  • IDClear
  • SIPF
  • Inklusi Keuangan
  • Yuk Nabung Saham

BRI Danareksa Sekuritas licensed and supervised by Financial Services Authority (OJK)