IDX

7,841.97

-110.11 (-1.38%)

Last Update: Last Update Icon 29/8/2025 10.50.00 WIB

Market Overview

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Open
7,899.89
High
7,913.86
Low
7,765.60
7,841.97
-110.11 (-1.38%)
Total Frequency
2,443,249
Total Volume
48,952,254,285
Total Value
20,642,169,014,325

Last Update: 29/8/2025 10.50.00 WIB

Top Gainer
Top Loser
Top Volume
Top Freq
Stock Code Last Price Change Change %
DSSA 98,0008500.87%
DUTI 4,25083024.27%
PGUN 3,08061024.70%
IBST 6,7006009.84%
KONI 2,43048024.62%
RDTX 12,3003002.50%
SRAJ 7,7502753.68%
MKPI 25,4502500.99%
Corporate WebsiteAnnouncementAbout Us

Brights Logo
  • Home
  • /blog
  • /saham konstruksi
Investasi di Saham Konstruksi Prospek dan Risiko yang Perlu Diperhatikan

Investasi di Saham Konstruksi Prospek dan Risiko yang Perlu Diperhatikan

Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas utama pemerintah Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Mulai dari pembangunan jalan tol, jembatan, pelabuhan, hingga proyek besar seperti Ibu Kota Nusantara (IKN), semuanya tak bisa lepas dari peran penting sektor konstruksi. Kondisi ini menjadikan saham konstruksi sebagai salah satu sektor yang menarik untuk dipertimbangkan dalam portofolio investasi.

Namun, seiring peluang yang besar, risiko yang melekat pada sektor ini juga tak sedikit. Artikel ini akan mengulas secara menyeluruh prospek, potensi cuan, serta tantangan yang harus diwaspadai dalam berinvestasi di saham-saham konstruksi.

Mengapa Saham Konstruksi Layak Dilirik?

1. Dukungan Pemerintah

Pemerintah mengalokasikan anggaran infrastruktur yang cukup besar setiap tahun. Proyek-proyek strategis nasional (PSN) dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi pendorong utama pendapatan emiten konstruksi, terutama BUMN karya.

 

2. Multipier Effect Ekonomi

Sektor konstruksi berdampak langsung terhadap banyak sektor lainnya seperti semen, baja, logistik, dan tenaga kerja. Oleh karena itu, kebangkitan saham konstruksi sering menjadi sinyal awal pemulihan ekonomi nasional.

 

3. Valuasi Menarik

Banyak saham konstruksi saat ini diperdagangkan di bawah nilai bukunya (PBV < 1). Hal ini membuka potensi untuk rebound, terutama jika kondisi fiskal dan pendanaan membaik.

 

Tantangan dan Risiko Saham Konstruksi

1. Utang yang Tinggi

Mayoritas emiten konstruksi, terutama BUMN karya, memiliki struktur utang yang berat karena model bisnis yang padat modal. Investor perlu memperhatikan rasio DER (Debt to Equity Ratio) saat menganalisis laporan keuangan.

 

2. Keterlambatan Proyek

Risiko keterlambatan proyek akibat cuaca, hambatan birokrasi, atau kendala pendanaan seringkali berdampak pada kinerja keuangan.

 

3. Arus Kas Negatif

Meskipun omzet terlihat tinggi, banyak emiten konstruksi mengalami arus kas operasi negatif akibat sistem pembayaran bertahap dari pemerintah atau mitra proyek. Hal ini menyebabkan ketergantungan pada pinjaman jangka pendek.

 

4. Ketergantungan pada Kebijakan Pemerintah

Sebagian besar proyek yang bernilai besar adalah proyek negara. Jika ada penundaan atau pemangkasan anggaran, kinerja emiten konstruksi bisa langsung terdampak.

 

Strategi Cerdas dalam Berinvestasi di Saham Konstruksi

Berinvestasi di saham konstruksi tidak bisa disamakan dengan membeli saham sektor konsumer atau perbankan. Sifat bisnis yang bergantung pada proyek jangka panjang, fluktuasi anggaran negara, dan tantangan operasional membuat sektor ini unik. Oleh karena itu, investor perlu pendekatan yang lebih strategis dan hati-hati. 

Berikut adalah beberapa langkah cerdas yang dapat membantu Anda memaksimalkan peluang sekaligus meminimalkan risiko saat berinvestasi di saham konstruksi:

1. Pilih Emiten yang Sehat Secara Keuangan

Jangan tergoda hanya karena harga saham murah. Cek rasio utang terhadap ekuitas (DER), arus kas dari aktivitas operasi, dan margin laba. Emiten yang kuat secara finansial akan lebih tahan terhadap tekanan pasar dan keterlambatan proyek.

 

2. Lihat Backlog Proyek

Backlog mencerminkan potensi pendapatan ke depan. Perusahaan dengan backlog besar dan pertumbuhan backlog tahunan yang konsisten menunjukkan prospek proyek yang menjanjikan.

 

3. Perhatikan Keterlibatan dalam Proyek Pemerintah

Emiten yang banyak menangani proyek strategis nasional (PSN) atau pembangunan IKN cenderung memiliki pipeline proyek jangka panjang. Ini bisa menjadi sinyal positif untuk kestabilan pendapatan, meskipun tetap perlu diperhatikan skema pembayaran dan lainnya.

 

4. Cermati Arus Kas, Bukan Hanya Laba

Banyak emiten konstruksi terlihat untung secara laporan laba-rugi, namun arus kasnya negatif. Ini bisa jadi tanda adanya pembayaran yang macet atau terlalu banyak piutang proyek.

 

5. Diversifikasi Portofolio Saham

Karena saham konstruksi tergolong siklikal dan rentan terhadap dinamika fiskal serta makroekonomi, sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya sektor dalam portofolio. Gabungkan dengan sektor stabil seperti konsumer atau perbankan.

 

Rekomendasi Saham Konstruksi di BEI

Berikut adalah beberapa saham konstruksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menarik untuk dipertimbangkan, berdasarkan kinerja keuangan terbaru (per 31 Maret 2025):

No.

Kode Saham

Nama Perusahaan

Arus Kas Operasi (TTM)

ROE

DER

Kapitalisasi Pasar

(10/06/2025)

PER (TTM)

(26/05/2025)

1

TOTL

PT Total Bangun Persada Tbk.

Rp469 M

22,80%

-

Rp2,30 T

7,98x

2

BUKK

PT Bukaka Teknik Utama Tbk.

Rp561 M

9,79%

0,51x

Rp2,17 T

4,25x

3

PBSA

PT Paramita Bangun Sarana Tbk.

Rp143 M

26,66%

-

Rp1,24 T

5,82x

4

NRCA

PT Nusa Raya Cipta Tbk.

Rp124 M

7,61%

0,14x

Rp794 M

8,37x

Disclaimer: Informasi yang disediakan dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak dimaksudkan sebagai saran investasi. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab masing-masing investor. Penulis tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul dari penggunaan informasi ini.

Investasi di saham konstruksi bisa menjadi langkah strategis di tengah geliat pembangunan nasional. Potensi cuannya besar, terutama jika proyek-proyek pemerintah terealisasi dengan baik. 

Namun, sektor ini bukan tanpa tantangan. Investor perlu lebih cermat dalam memilih emiten dan membaca arah kebijakan pemerintah. Kombinasi analisis fundamental dan manajemen risiko yang baik adalah kunci sukses berinvestasi di sektor ini.

BRIGHTS adalah aplikasi trading saham yang dimiliki oleh BRI Danareksa Sekuritas, anak perusahaan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) dan entitas asosiasi dari Holding Danareksa. BRI Danareksa Sekuritas berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Follow media sosial resmi BRI Danareksa Sekuritas agar tetap update dengan dunia seputar market dan ada berbagai program seru berhadiah hanya untuk Kamu!

Mulai investasi sekarang, klik button dibawah ini, kamu siap investasi untuk lebih cepat wujudkan merdeka finansial

Buka Rekening Saham BRIGHTS Disini!

Article Information

Team Brandcom BRIDS
Team Brandcom BRIDS
Team Brand Communication Departement BRI Danareksa Sekuritas
  • 30 Juni 2025
  • Saham
  • Belajar Investasi untuk Level Beginner/Pemula

Share

Investasi Saham
Investasi Saham
Buka Rekening Saham BRIGHTS Disini!
Wave Pattern Background

More Blog Articles

Pilihan Reksadana Syariah untuk Millenial dan Gen Z
Pilihan Reksadana Syariah untuk Millenial dan Gen Z
Reksadana
28 Agustus 2025
Team Brandcom BRIDS
Belajar Investasi untuk Level Beginner/Pemula
Panduan Lengkap Mengenai IPO: Peluang dan Risiko
Panduan Lengkap Mengenai IPO: Peluang dan Risiko
Saham
28 Agustus 2025
Team Brandcom BRIDS
Belajar Investasi untuk Level Beginner/Pemula
Cara Beli Saham Luar Negeri dari Indonesia dengan Mudah
Cara Beli Saham Luar Negeri dari Indonesia dengan Mudah
Saham
28 Agustus 2025
Team Brandcom BRIDS
Belajar Investasi untuk Level Beginner/Pemula
Cara Membeli Saham BRI: Step by Step!
Cara Membeli Saham BRI: Step by Step!
Saham
28 Agustus 2025
Team Brandcom BRIDS
Belajar Investasi untuk Level Beginner/Pemula
Dividen Saham: Pengertian, Cara Kerja, dan Cara Mendapatkannya
Dividen Saham: Pengertian, Cara Kerja, dan Cara Mendapatkannya
Saham
28 Agustus 2025
Team Brandcom BRIDS
Belajar Investasi untuk Level Beginner/Pemula
Download Formulir
Chat Briana Whatsapp

Open Account Form Information

<p>Instruction Form</p>

Instruction Form

The form contains instructions for transferring shares, withdrawing funds, or closing an account.

Download Form
<p>Data Change Form</p>

Data Change Form

Forms are available for those of you who wish to make changes.

Download Form

PT BRI Danareksa Sekuritas

  • Gedung BRI II Lt. 23, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 44-46
  • 1500 688
  • callcenter@brights.co.id
TradingView

The chart we are using is provided by TradingView, a charting platform for traders and investors from all corners of the world. You can find various financial instruments such as EURUSD, BTCUSD, IHSG, or filter stocks using Stock Screener which is available for free and can help in your trading and investment activities.

Help Center
  • Contact Us
  • FAQ
Privacy
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Terms & Conditions
Social Media
BRI Danareksa Sekuritas licensed and supervised by Financial Services Authority (OJK)
  • IDX
  • KSEI
  • IDClear
  • SIPF
  • Inklusi Keuangan
  • Yuk Nabung Saham

Copyright © 2022. Brights. All rights reserved.