#ClientRequest #FundamentalReview
PTPP
Kinerja Keuangan
- PTPP mencatat penurunan kinerja pada 1H25 dengan pendapatan turun 23,7% YoY menjadi Rp6,70 triliun dari Rp8,79 triliun. Laba bersih tercatat Rp65,25 miliar, turun signifikan 55,6% YoY dari Rp147 miliar pada 1H24. Kondisi ini mencerminkan tekanan margin di tengah beban utang tinggi serta proyek yang belum optimal.
Prospek Perusahaan
- Prospek jangka pendek PTPP masih tertekan oleh tingginya beban keuangan dan risiko hukum dari gugatan pailit oleh beberapa vendor. Perseroan tengah mengupayakan divestasi anak usaha untuk memperbaiki struktur modal, sejalan dengan rencana merger BUMN karya yang dapat menjadi katalis jangka menengah. Transformasi digital juga menjadi inisiatif strategis, namun implementasinya diperkirakan bertahap.
Harga dan Pergerakan Asing
- Harga saham PTPP saat ini Rp398, telah naik 37% dalam 6 bulan terakhir. Investor asing tercatat net buy Rp6 miliar dari total pembelian Rp68 miliar dan penjualan Rp62 miliar. Meski tren harga positif, arus modal asing masih terbatas, mencerminkan sentimen yang hati-hati di tengah isu fundamental dan hukum.
Valuasi dan Rekomendasi
- Saham PTPP diperdagangkan pada PER 7,4x, lebih rendah dari rata-rata industri 9,9x, dengan PBV 0,20x dibandingkan 1,15x industri. Valuasi yang terdiskon ini mencerminkan risiko tinggi, terutama dari beban utang.
Disclaimer On – BRI Danareksa Sekuritas









