SAPA MENTARI - 21 AGUSTUS 2026
Global Market
Pada perdagangan kemarin indeks di bursa Wall Street ditutup melemah. Dow Jones Industrial Average ditutup melemah -1,32% ke level 52.759,21. Sementara itu, S&P 500 melemah -0,87% ke 7.641,16 dan Nasdaq Composite melemah -1,00% menjadi 26.067,17.
IHSG Review
IHSG ditutup menguat 1,68% ke level 6.501,58, ditopang saham komoditas dan tambang, penguatan rupiah ke Rp17.740/US$, serta net buy asing sekitar Rp733 miliar. Sentimen domestik juga didukung BI yang mempertahankan BI Rate di 5,75%.
Kami memproyeksikan IHSG masih berpeluang menguat dengan support 6.440 dan resistance 6.515–6.550. Breakout 6.440 menjaga struktur bullish, meski profit taking tetap perlu diwaspadai setelah kenaikan signifikan.
Dari sisi global, yield US Treasury 10Y turun 7 bps ke 4,64% dan DXY melemah 0,9% ke 98,8 setelah Treasury meningkatkan buyback obligasi tenor panjang menjadi minimal US$4 miliar per operasi, memberikan ruang bagi aset berisiko dan emerging markets. Namun, FOMC Minutes masih menunjukkan risiko kenaikan suku bunga, sementara Brent naik ke sekitar US$93,7/barel akibat tensi AS–Iran. Di sisi lain, rupiah yang menguat 2,4% dari level terlemah Rp18.190/US$ menjadi katalis positif bagi IHSG.
Stock Pick :
INET, BUMI, SSIA


