SAPA MENTARI - 20 AGUSTUS 2026

Global Market

Pada perdagangan kemarin indeks di bursa Wall Street ditutup menguat. Dow Jones Industrial Average ditutup menguat +0,22% ke level 53.463,05. Sementara itu, S&P 500 menguat +0,21% ke 7.707,98 dan Nasdaq Composite menguat +0,16% menjadi 26.331,09.

 

IHSG  Review

IHSG ditutup terkoreksi 0,86% ke level 6.394,12, terutama akibat aksi profit taking setelah penguatan sebelumnya. Koreksi BYAN sebesar 9,41% pasca klarifikasi manajemen terkait rumor akuisisi turut menekan indeks, sejalan dengan sektor energi yang melemah 1,17% dan mayoritas bursa Asia yang bergerak negatif.

 

Dari domestik, pasar merespons keputusan BI mempertahankan BI Rate di 5,75% sesuai ekspektasi, sementara keputusan FTSE menunda penambahan konstituen baru Indonesia hingga Desember 2026 menjadi perhatian terhadap potensi foreign flow. Dari global, kenaikan harga minyak ke sekitar US$91/barel akibat ketidakpastian pembukaan Selat Hormuz dan tensi AS-Iran kembali meningkatkan risiko inflasi serta volatilitas kebijakan moneter.

 

Kami memproyeksikan IHSG bergerak terbatas di kisaran 6.330–6.490. Secara teknikal, terbentuk shooting star di area resistance 6.490 setelah dua kali rejection di zona 6.400–6.450, mengindikasikan potensi konsolidasi atau profit taking lanjutan. Namun, IHSG masih bertahan di atas MA20 dengan MACD yang tetap positif, sehingga bias jangka pendek belum berubah menjadi bearish. Fokus pasar selanjutnya tertuju pada dampak FOMC Minutes terhadap yield US Treasury, dolar AS, dan appetite investor terhadap aset berisiko.

 

Stock Pick :

BULL, IATA, SSIA