SAPA MENTARI - 19 AGUSTUS 2026

Global Market

Pada perdagangan kemarin indeks di bursa Wall Street ditutup melemah. Dow Jones Industrial Average ditutup melemah -0,22% ke level 53.343,40. Sementara itu, S&P 500 melemah -0,69% ke 7.691,76 dan Nasdaq Composite melemah -1,33% menjadi 26.289,71.

 

IHSG  Review

IHSG ditutup menguat 0,75% ke level 6.449,83, terutama ditopang sektor energi yang naik 7,10%, dengan BYAN menjadi kontributor terbesar setelah melonjak sekitar 20% di tengah sentimen akuisisi. BRMS dan EMAS juga turut menopang penguatan indeks.

 

Dari domestik, pasar masih mencermati hasil RDG Bank Indonesia pada 19 Agustus, dengan konsensus memperkirakan BI-Rate dipertahankan di 5,75%. Rilis ULN Indonesia kuartal II-2026 sebesar US$454,4 miliar serta arah kebijakan fiskal dalam RAPBN 2027 juga menjadi perhatian investor. Sementara dari global, pasar mencermati perkembangan ekonomi China dan Jepang, ketegangan AS-Iran, serta FOMC Minutes untuk melihat arah kebijakan The Fed menjelang September.

 

Kami memproyeksikan IHSG bergerak relatif terbatas dengan support 6.400–6.430 dan resistance 6.490. Secara teknikal, IHSG membentuk gap up dan ditutup di 6.449,83, namun candle terakhir membentuk shooting star di area previous high 6.491, mengindikasikan adanya potensi profit taking di sekitar resistance. Selama IHSG mampu bertahan di atas 6.400, struktur bullish jangka pendek masih terjaga dengan peluang menguji kembali 6.490. Namun, kegagalan bertahan di area tersebut dapat membuka ruang pullback dan konsolidasi.

 

Stock Pick :

EMTK, ADRO, BWPT