*IHSG Rebound di Atas 6.000, Inflasi AS & Pergerakan Yield Jadi Fokus Pekan Ini*

*SAPA MENTARI – 12 Oktober 2026*

 

*Global Market*

Pada perdagangan kemarin indeks di bursa Wall Street ditutup menguat. Dow Jones Industrial Average ditutup menguat +0,83% ke level 51.654,95. Sementara itu, S&P 500 menguat +0,59% ke 7.811,54 dan Nasdaq Composite menguat +0,64% menjadi 27.366,17.

 

*IHSG Review*

IHSG ditutup menguat 1,04% ke 6.093,76 pada Jumat (9/10), setelah sempat menyentuh 5.995,82 sebelum rebound dan kembali bertahan di atas level psikologis 6.000. Pemulihan ini terjadi setelah tekanan jual dalam sesi sebelumnya, sementara Retail Sales Indonesia Agustus tumbuh 1,3% YoY, meningkat dari 1,1% pada Juli dan mencatat pertumbuhan selama dua bulan berturut-turut. Meski demikian, penguatan indeks masih perlu dikonfirmasi oleh keberlanjutan arus dana asing dan stabilisasi sentimen global.

 

Untuk Senin (12/10), pasar akan mencermati pergerakan yield US Treasury, DXY, USD/IDR, serta harga minyak Brent di tengah risiko inflasi dan sikap hawkish The Fed. Secara kalender, Senin relatif minim rilis data ekonomi utama AS; perhatian lebih besar akan tertuju pada data perdagangan China pada awal pekan, kemudian CPI AS pada Rabu (14/10) serta PPI dan Retail Sales AS pada Kamis (15/10). Data tersebut berpotensi mengubah ekspektasi suku bunga The Fed dan memengaruhi arus dana ke emerging markets.

 

Secara teknikal, IHSG berhasil kembali ke atas 6.000, tetapi sempat menembus level tersebut secara intraday sebelum rebound. Area 5.996–6.000 menjadi support krusial yang perlu dipertahankan, sementara 6.100 menjadi resistance terdekat. Jika support 6.000 kembali ditembus, tekanan bearish berpotensi berlanjut menuju 5.854; sebaliknya, kemampuan bertahan di atas 6.000 akan menjaga peluang konsolidasi dengan kecenderungan menguat.

 

*Stock Pick :*

EMAS, KLBF, PACK