#ClientRequest #FundamentalReview
BBNI
Kinerja Keuangan
- Per Agustus 2025, BBNI mencatat laba bersih Rp13,4 triliun (-6% YoY) dengan laba bulan Agustus turun -10% YoY. Tekanan datang dari kenaikan beban provisi dan opex, serta penurunan NII -1% YoY. Meski kredit tumbuh 8% dan pendapatan non-bunga +4%, biaya bunga +28% YoY menekan NIM ke 3,50%, menyebabkan PPOP turun -11% YoY.
Harga & Pergerakan Asing
- Harga saham Rp3.750, dengan YTD -18,3%. Dalam sebulan terakhir, asing mencatat net sell Rp1,05 triliun (buy Rp1,65T vs sell Rp2,69T), menunjukkan tekanan dari pelemahan sektor perbankan dan kenaikan cost of fund.
Valuasi
- BBNI diperdagangkan pada PER 6,7x dan PBV 0,87x, di bawah rata-rata industri (10x, 1,58x) dan juga di bawah PBV rata-rata 5 tahun terakhir. Secara valuasi, saham ini tergolong undervalued, dengan potensi re-rating jika profitabilitas membaik di 4Q25.
Disclaimer On – BRI Danareksa Sekuritas









