Retail Sales Jadi Fokus, IHSG Berpotensi Uji Level Psikologis 6.000

SAPA MENTARI – 9 Oktober 2026

 

Global Market

Pada perdagangan kemarin indeks di bursa Wall Street ditutup bervariasi. Dow Jones Industrial Average ditutup menguat +0,10% ke level 51.231,64. Sementara itu, S&P 500 melemah -0,47% ke 7.765,36 dan Nasdaq Composite melemah -1,25% menjadi 27.193,34.

 

IHSG  Review

IHSG ditutup turun 1,88% ke 6.031,28 pada Kamis (8/10), setelah sempat menguat ke 6.179,09 sebelum berbalik melemah hingga akhir sesi. Tekanan jual meningkat di tengah FOMC Minutes yang masih hawkish, dengan mayoritas anggota The Fed membuka peluang kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun. Sementara itu, IKK September turun tipis ke 118,1 dari 118,5, meski masih berada di zona optimistis, dengan IEK justru naik ke 128,7.

 

Untuk Jumat (9/10), fokus pasar akan tertuju pada Retail Sales Indonesia Agustus, yang diproyeksikan tumbuh 1,3% YoY, lebih tinggi dari 1,1% YoY pada Juli. Data tersebut akan menjadi indikator penting untuk melihat keberlanjutan pemulihan konsumsi domestik. Dari eksternal, investor tetap mencermati UST yield, USD/IDR dan harga minyak di tengah bias hawkish The Fed.

 

Secara teknikal, IHSG berpotensi menguji level psikologis 6.000 dengan 6.019 sebagai support terdekat. Fokus utama adalah mempertahankan area 6.000–6.019; apabila support tersebut berhasil bertahan, tekanan jual berpotensi mereda, namun break 6.000 akan meningkatkan risiko bearish dengan downside berikutnya menuju 5.854.

 

Stock Pick :

JECX, VICI, WIFI