SAPA MENTARI - 9 JUNI 2026

Global Market

Pada perdagangan kemarin indeks di bursa Wall Street ditutup bervariasi. Dow Jones Industrial Average ditutup melemah -0,16% ke level 50.786,01. Sementara itu, S&P 500 menguat +0,30% ke 7.405,73, dan Nasdaq Composite menguat +0,86% menjadi 25.929,66.

 

IHSG  Review

IHSG ditutup melemah signifikan sebesar 4,52% ke level 5.342 pada perdagangan terakhir, disertai aksi jual bersih investor asing sebesar Rp588 miliar di pasar reguler. Penurunan tersebut membawa IHSG ke level terendah sejak November 2020.

Sentimen eksternal masih menjadi faktor dominan, seiring koreksi tajam pada saham-saham teknologi global yang menekan indeks Nasdaq dan KOSPI. Dari domestik, pelemahan cadangan devisa yang turun selama lima bulan berturut-turut menjadi USD144,9 miliar turut meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas nilai tukar dan aliran modal asing.

Dalam jangka pendek, IHSG berpotensi melanjutkan tekanan pelemahan dengan area support di 5.200 dan resistance di 5.600. Pergerakan rupiah yang bertahan di atas Rp18.150 per dolar AS menjadi risiko utama bagi pasar, terutama jika diikuti berlanjutnya arus keluar dana asing. Di sisi lain, eskalasi kembali konflik Iran–Israel meningkatkan ketidakpastian global dan berpotensi mempertahankan sentimen risk-off di IHSG.

 

Stock Pick :

ADMR, MSIN