Data Tenaga Kerja AS Melunak, Potensi Rebound IHSG Mulai Terbuka
SAPA MENTARI – 5 Oktober 2026
Global Market
Pada perdagangan kemarin indeks di bursa Wall Street ditutup menguat. Dow Jones Industrial Average ditutup menguat +0,49% ke level 51.176,96. Sementara itu, S&P 500 menguat +0,73% ke 7.722,72 dan Nasdaq Composite menguat +1,19% menjadi 27.190,86.
IHSG Review
IHSG rebound 0,46% ke level 6.036 pada Jumat (2/10) setelah sebelumnya menembus level psikologis 6.000. Namun, penguatan masih dibayangi foreign outflow sekitar Rp1,31 triliun, sehingga rebound belum sepenuhnya mengonfirmasi perubahan tren.
Fokus sentimen pekan ini bergeser ke data ekonomi global, setelah data tenaga kerja AS September menunjukkan penciptaan lapangan kerja hanya 29 ribu, jauh di bawah ekspektasi sekitar 90 ribu, sementara unemployment rate naik ke 4,2%. Data tersebut menurunkan ekspektasi kenaikan Fed pada Oktober dan berpotensi menjadi katalis positif bagi aset berisiko, meski pasar tetap mencermati tekanan inflasi dari harga energi.
Secara teknikal, IHSG berpotensi memasuki fase konsolidasi setelah rebound dari area 6.000, namun momentum masih perlu dikonfirmasi. Support berada di 6.000–5.854, sementara resistance 6.100–6.110; kemampuan menembus 6.110 akan membuka ruang technical rebound lebih lanjut. Selanjutnya, pasar akan mencermati ISM Services AS pada Senin, Fed Minutes pada Rabu, serta data jobless claims untuk memperbarui ekspektasi arah kebijakan The Fed.
Stock Pick :
ENRG, COCO, DSSA


