Global Market

Pada perdagangan kemarin indeks di bursa Wall Street ditutup melemah. Dow Jones Industrial Average ditutup melemah -1,34% ke level 49.451,98 Indeks S&P 500 ditutup melemah -1,57% ke level 6.832,76 dan Nasdaq melemah -2,03% ke level 22.597,15.

 

IHSG  Review

IHSG pada perdagangan Kamis (12/2/2026) ditutup melemah 0,31% ke level 8.265,3, dengan net foreign sell sekitar Rp2,03 triliun. Pelemahan ini terjadi setelah IHSG mencatat reli selama tiga hari berturut-turut dan lebih banyak dipicu oleh aksi ambil untung menjelang long weekend. Di tengah ketidakpastian global dan domestik, pelaku pasar masih dominan menerapkan strategi trading jangka pendek.

Saat ini IHSG diperkirakan bergerak terbatas dalam rentang 8.150–8.300, dengan risiko profit taking masih cukup tinggi menjelang libur panjang. Investor juga masih akan bersikap wait and see menantikan respons lanjutan pemerintah terkait penurunan outlook rating oleh Moody’s serta perkembangan isu MSCI. Dari global, perhatian pasar akan tertuju pada rilis inflasi AS Januari 2026, yang diperkirakan melambat ke 2,5% YoY,. Data ini berpotensi memengaruhi ekspektasi arah kebijakan The Fed, terutama setelah rilis NFP AS yang lebih baik dari perkiraan.

 

Stock Pick :

BKSL, ENRG, PSAB