SAPA MENTARI - 1 APRIL 2026

Global Market

Pada perdagangan kemarin indeks di bursa Wall Street ditutup menguat. Dow Jones Industrial Average ditutup menguat +2,49% ke level 46.341,51 Indeks S&P 500 ditutup menguat +2,91% ke level 6.528,52 dan Nasdaq menguat +3,83% ke level 21.590,63. 

IHSG  Review

IHSG ditutup melemah sebesar 0,61% ke level 7.048 dengan net foreign sell yang cukup besar mencapai Rp1,17 triliun. Setelah sempat menguat di awal perdagangan, tekanan jual kembali muncul seiring dominasi trading jangka pendek dan aksi profit taking di tengah ketidakpastian pasar yang masih tinggi.

 

Dari sisi sentimen, meskipun pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga BBM pada April, kebijakan tersebut berpotensi meningkatkan beban subsidi dan memperlebar risiko defisit APBN sehingga masih menjadi perhatian pelaku pasar. Selain itu, BEI juga telah menetapkan aturan baru terkait kenaikan batas minimum free float dari 7,5% menjadi 15% yang berlaku efektif sejak 31 Maret 2026.

 

Secara teknikal, IHSG diperkirakan masih akan bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah, dengan area support berada di kisaran 6.950 hingga 7.000 dan resistance pada 7.100 hingga 7.140, di mana pasar akan terus mencermati arah kebijakan pemerintah ke depan terutama dalam merespons kenaikan harga minyak mentah.

Stock Pick :

MBMA, AMRT, FORE